:::: MENU ::::

Thursday, 29 September 2016

Balik lagi di rubik tentang kampus. Sekarang saya akan menceritakan tentang profile salah salah satu alumni dari Politeknik LP3I Bandung jurusan Public Relations pastinya. Kalau teman-teman lain mengangkat tentang profile alumni di kelas reguler, tapi sekarang saya akan membahas alumni di kelas karyawan.

Banyak yang berkata, keberhasilan suata kampus, dilihat dari alumni-alumninya. Percaya akan hal tersebut?

Sebut saja Teh Lely (23), beliau merupakan salah satu alumni tahun 2015 Politeknik LP3I Bandung dan saat ini sudah bekerja sebagai tim marketing Politeknik LP3I Bandung. Perjalanan wanita berhijab yang lulus dari SMKN 1 Bandung untuk jurusan Perkantoran ini memang panjang. Karir Teh Lely berawal dari bergabungnya beliau di majalah kampus News-Politeknik LP3I Bandung sebagai Jurnalis. Kalau dilihat apa yang menjadi pekerjaannya  berbeda jauh dengan jurusan yang ia ambil di sekolah menengahnya. Namun Teh Lely ini sudah menggandrungi dunia broadcasting sekolanya sebagai penyiar. Jadi ia mengaku bahwa dunia tersebut sudah menjadi kesehariannya.


(sumber : Dokumentasi Pribadi Narasumber)

Beberapa tahun bersilang, akhirnya beliau memutuskan untuk melanjutkan masa studinya di Politeknik LP3I Bandung  dan mengambil jurusan D3 Hubungan Masyarakat kelas karyawan. Dimulai dari titik itu pula, wanita kelahiran Bandung, 16 Maret 1993 ini dipindah menjadi tim marketing di Politeknik LP3I Bandung yang awlanya hanya sebagai tim presenter marketing.

Ketika ditemui langsung di ruang kerjanya,  ia mengaku memutukan untuk mengambil jurusan Hubungan Masyarakat karena passion yang dimilikinya adalah di bidang komunikasi. Ia juga menambahkan bahwa wanita yang menyebut dirinya pemalu ini, bahwa ia aktif di siaran RRI Sekolah pada masa sekolah menengahnya lalu.

Saat berbincang-bincang, Teh Lely juga mengutarakan mengenai hal-hal yang menjadi motivasi ia saat menjadi mahasiswa untuk terus maju dan professional dalam karierya yaitu pengalaman awal menjadi Master of Ceremony dengan kemampuan public speaking yang masih minim. Protes dari atasan pun menjadi hal yang sering ditemui pada saat itu. Namun dengan seiring berjalannya waktu, karena kebetulan mendapat mata kuliah Public Speaking maka skill-nya semakin terolah dan bahkan saat ini ia juga terus menerima pekerjaan sebagai Master of Ceremony di beberapa kegiatan diluar kampus.

“Dulu pernah jadi MC pertama kali padahal untuk public speaking aja masih belum punya skillnya,” ungkap wanita yang sedang menjalankan proses skripsi S1 Ilmu Komunikasi-nya.

Jika berbicara mengenai mata kuliah yang paling ia sukai selain Public Speaking adalah Pshycology Communication, karena di mata kuliah tersebut banyak membahas mengenai cara berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda karakternya yang notabene masih dalam lingkung pekerjaannya sebagai marketing dengan segala target yang harus dapat dicapai.

Saya juga sempat bertanya mengenai cita-cita yang menjadi list di hidupnya, diantaranya keinginan untuk menulis buku, menjadi dosen hingga menjadi motivator untuk orang-orang disekelilingnya. “Menulis buku jadi salah satu cita-cita yang belum tercapai sampai saat ini, masih proses. Sampe waktu itu pernah vacum nulis gara-gara dihantam deadline untuk nulis. Jadi teteh itu bukan tipe orang yang suka nulis dibawah tekanan,” tambahnya.

Diakhir wawancara saya dengan salah satu alumni terbaik di Politeknik LP3I Bandung ini, ia sempat memberikan pesan kepada mahasiswa Politeknik LP3I Bandung  bahwa kita harus bangga menjadi mahasiswa kampus kita ini.

“Banyak hal yang kita gak tau, kuta harus bangga, jangan melihat besar atau kecilnya kampus kita, banyak atau sedikit mahasiswanya dan jangan lihat apa yang kampus berikan kepada kita tapi apa yang bisa kita berikan untuk kampus. Karena pada dasarnya kampus hanyas sebagai fasilisator saja, semua kembai kepada mahasiswa yang bisa mengembangkan itu semua,” tambahnya saat wawancara.

Yang pasti walaupun ia merupakan salah satu mahasiswa kelas karyawan tapi tidak menutup kariernya yang saat ini sudah terblang sukses.

“Luar biasa!” ucap Teh Lely saat ditanya satu kata untuk Politeknik LP3I Bandung.**(ZF)

0 comments:

Post a Comment