:::: MENU ::::
Showing posts with label polteklp3ibdg. Show all posts
Showing posts with label polteklp3ibdg. Show all posts

Thursday, 6 October 2016

Oke. I’m back.
Sebagai mahasiswa, kegiatan yang Zia lakukan bukan hanya sebagai pelajar yang datang ke kampus terus pulang ke rumah. Tapi Zia punya beberapa kegiatan diantaranya organisasi, baik organisasi internal maupun organisasi eksternal.

Ya.. sekarang Zia bakal membahas mengenai apa itu organisasi dan organisasi apa yang berhubungan dengan jurusan Ilmu Komunikasi khususnya Public Relations.
Organisasi adalah medium perkumpulan orang-orang dengan tujuan yang sama utnuk bisa menggapai visi dan misi organisasi tersebut yang diterjemahkan melalui keorganisisran atau keteraturan yang ada.

Tapi definisi diatas cuman menurut Zia aja ya.. coba kita cek dulu definisi mengenai organisasi dari beberapa ahli.

Chester I. Bernard mengatakan Organisasi merupakan sebuah sistem kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh dua orang ataupun lebih untuk melaksanakan suatu aktivitas yang didalamnya memerlukan komunikasi dengan pencapaian tujuan bersama. Barnard menekankan peranan pada setiap orang anggotanya yang harus diberikan informasi dan motivasi dan sebagian sebagian anggota lainnya yang harus membuat keputusan.

Kalo kata Dahlan Al Barry, Organisasi merupakan pengaturan dan penyusunan bagian-bagian tertentu hingga menjadi satu kesatuan, aturan dan susunan dari berbagai bagian sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan gabungan kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

Tapi kalo membicarakan organisasi, seyogyanya kita sebagai calon-calon Public Relation harus bisa masuk ke dunia itu sebagai bahan pembelajaran di lapangan. Zia sekarang lagi mengincar salah satu organisasi resmi untuk itu. Nah, salah satu organisasi resmi untuk para calon-calon Public Relations kaya kita bisa ikut yang namanya PERHUMAS Muda (Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia) Muda.

Organisasi yang berinduk pada PERHUMAS ini  diprakarsai oleh Marah Joenoes, seorang Praktisi Humas. Namun dengan berjalannya waktu, terbentuklah organisasi khusu untuk humas-humas muda di Indonesia yang targetnya merupakan mahasiswa-mahasiswa Hubungan Masyarakat di Indonesia.

PERHUMAS ini banyak kegiatan-kegiatan nasional dan internasional yang sudah digarap, tidak cukup berpuas diri akan apa yang telah diperolehnya selama ini. PERHUMAS memiliki tujuan bahwa Praktisi profesi kehumasan harus memiliki tanggung jawab bersama untuk terus mengeksistensikan fungsi dan peran organisasi PERHUMAS dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan kehumasan di Indonesia.
Badan Pengurus Pusat berkedudukan di Jakarta diikuti oleh beberapa cabang untuk kepengurusan Humas maupun Humas Muda.



Kegiatan yang masih hangat adalah PERHUMAS Road Show to Campus. Kampus yang terbaru untuk kegiatan tersebut adalah UNTAG Surabaya dengan tema Challenges on Public Relation Practise in the Digital Era juga dilaksanakannya PR Manner dan Public Speakig Trainning yang diadakan oleh PERHUMAS MUDA Yogyakarta.
(Foto: Perhumas Road Show to Campus - UNTAG/ Sumber: www.perhumas.or.id)

(Foto: PR Manner & Public Speaking Trainning  - Perhumas Muda Yogyakarta/                        Sumber: www.perhumas.or.id/perhumasmuda)

Selain itu juga PERHUMAS MUDA sering mengadakan acara-acara yang bertujuan untuk berbagi ilmu hingga rekreasi bersama. Nah... Untuk kita-kita mahasiswa calon-calon Humas Indonesia bisa langsung gabung menjadi member. Tinggal singgahi website resmi PERHUMAS di www.perhumas.or.id  atau untuk mahasiswa Humas Kota Bandung bisa cek keseruan kegiatannya di Instagram @perhumasmudabdg. Dari konfirmasi yang didapat, PERHUMAS MUDA akan membuka pendaftaran member pada bulan mendatang.

Siap-siap ya untuk gabung dan merasakan keseruan disana.

Pembahasan kita cukup sekian dulu ya... Zia bakal balik dengan informasi yang menarik lainnya. Hatur Nuhun.

Bandung, 3 Oktober 2016 – CNN Indonesia dan Tim Produksi Program My Trip My Adventure hadir di Bandung mengisi Broadcast Seminar dengan tajuk Reach your Dream With your Communication Skill. Seminar yang diadakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini diikuti beberapa universitas dan sekolah menengah di Kota Bandung pada hari Senin (3/10).
Seminar ini diisi langsung oleh Host My Trip My Adventure, Marshall Sastra  dan Excecutive Producer dari program tersebut yaitu Yessy Yeni Agus juga Prabu Revolusi sebagai News Anchor CNN Indoenesia. Ketiganya langsung memberikan materi mengenai pra-produksi hingga pasca produksi juga mengenai communication dan public speaking skill yang sangat dibutuhkan saat ini. Dalam acara tersebut ada sekitar 600 orang yang hadir dengan antusiasme yang sangat baik.
Sebagai perguruan tinggi yang melaksanakan program studi Hubungan Masyarakat, Mahasiswa Politeknik LP3I Bandung juga mengikuti kegiatan seminar yang berlangsung meriah tersebut. Mahasiswa Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I Bandung mengikuti kegiatan tersebut karena dirasa penting untuk menambah pengetahuan dan skill.
(sumber: dokumentasi pribadi penulis)
Selain Broadcast Seminar yang dilaksanakan selama 4 jam tersebut, diakhir acara dilaksanakan simulasi atau perlombaan kecil Live Report mengenai kegiatan tersebut. Salah satu yang maju menjadi peserta adalah Sandi, Mahasiswa hubungan masyarakat semester I Politeknik LP3I Badung yang menjadi 3 besar pemenang dari 15 peserta yang berasal dari beberapa perguruan tinggi lainnya.
“Seneng banget, beruntung dan menjadi tau apa sebenarya communication skill yang baik dan tips menjadi public speaker yang menarik juga bisa bertemu dengan narasumber yang keren-keren di bidangnya,” ujar Sandi.
sandi juga menambahkan bahwa selain pendidikan di kampus, pendidikan informal seperti seminar dapat menambah ability kita sebagai calon-calon humas di masa yang akan datang Acara dibuka untuk umum ini ditutup dengan pembagian sertifikat bagi seluruh peserta yang hadir. ***(ZF)

Thursday, 29 September 2016

Sebagai mahasiswa yang mempunyai segudang aktivitas selain berkuliah yang pasti saya mempunyai banyak cita-cita yang menjadi daftar tunggu dalam rencana hidup. Untuk mencapai itu semua tidak cukup hanya menjadi manusia biasa yang tidak memiliki pengaruh. Tapi juga harus bisa menjadi seseorang yang berharga dan berpengaruh serta dilandasi kerendahan hati yang tidak boleh dilupakan.
Dari sekian banyak deretan aktivitas itu, impact yang bisa saya rasakan akan adalah bagaimana bisa menjadi berharga dan terus belajar. Yang pastinya untuk belajar menjadi seseorang yang memiliki skill yang mumpuni.

Ketika berbicara skill, yang sedang saya tekuni saat ini adalah communication skill yang dapat diimplemetasikan kedalam berbagai lingkupan kehidupan. Banyak orang-orang hebat yag turut serta dalam proses tersebut bahkan orang tua sekalipun. Skill yang menjadi proses pembelajaran saya tersebut akan membuat diri kita menjadi berharga.

Beberapa tahun ini, terutama setelah melanjutkan studi di perkuliahn 3 banyak hal yang saya dapatkan untuk bisa menunjang dan membuat saya lebih berharga dan memanfatkan communication skill yang sedang saya coba untuk kupas semakin dalam. Salah satunya dalam bidang memandu acara. Memandu acara sudah menjadi hobi sekaligus sumber uang jajan tambahan untuk saya. Beberapa acara sudah saya lewati dan banyak pengalaman yang saya dapatkan.

(sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis)


Tapi disini saya tidak akan membahas  apa dan berapa acara yang sudah berhasil saya lakukan sebagai prestasi. Tapi saya membahas beberapa kegagalan yang membuat saya merasa semakin berharga dan termotivasi.

Sejak duduk dibangku SMP, saya sudah mulai mengikuti beberapa ajang pemilihan duta untuk internal maupun eksternal sekolah, tapi hasilnya selalu gagal dan membuat saya down.


(sumber : google.com)

Belajar dari kejadian itu di bangku SMK saya pun mengikuti beberapa ajang pemilihan ambassador salah satu produk provider, tapi dengan segala perjalan dan kapasitas yang masih minim akhirny gagal untuk bisa mencapi puncak dan mendapatkan gelar ambassador.  Sampai akhirya motivasi saya sempat berkurang dan hilang. Sampai akhirnya saya disebut sebagai Duta Gagal oleh teman-teman saya.

Kegagalan senjutnya adalah masalah studi saya. Waktu terus berjalan sampai akhirnya saya harus masuk ke perguruan tinggi. Cita-cita untuk dapat bergabung di perguruan tinggi negeri di jurusan Ilmu Komunikasi harus luntur dengan beberapa faktor.  Hingga waktu itu saya harus memutar otak, bagaimana caranya agar saya tetap bisa masuk di jurusan Ilmu Komunikasi walaupun di perguruan tinggi swasta.



Sempat iri dan minder dengan keberhasilan teman-teman dengan keberhasilan untuk dapat tembus di perguruan tinggi negeri yang diinginkan. Tapi karena banyak dukungan dan support yang teman, keluarga serta orang-orang disekitar, saya menjaid lebih kuat dan dapat menerima itu semua.

Bisa dibayangkan, berapa banyak kegagalan yang sudah saya lewati bahkan sampai saat ini. Tapi yang perlu digarisbawahi adalah hal yang membuat saya menjadi berharga adalah bukan prestasi yang pernah saya dapatkan tapi kegagalan-kegagalan yang sudah Allah berikan untuk membuat saya semakin belajar, belajar, dan belajar serta mengamalkan itu semua. Justru kegagalan-kegagalan itu membuat saya semakin kuat dan lebih berharga. Dan saya harus bersyukur untuk hal tersebut. 
(sumber: Dokumentasi Penulis)

Bandung, 27 September 2016 – Politeknik LP3I Bandung siap menggelar prosesi wisuda yang akan segera berlangsung. Politeknik LP3I Bandung siap menggelar Prosesi Wisuda XIII pada 2 November 2016 bertempatkan di Harris Hotel Convention Festival CityLink Bandung. Dengan jumlah lulusan sebanyak kurang lebih 400 calon wisudawan dan wisudawati yang sudah menyelesaikan tahapan tugas akhir di semester 6 sebelumnya.

Seperti pernyataan yang langsung diutarakan oleh Project Officer Wisuda XIII Politeknik LP3I Bandung, “Persiapan Wisuda tahun ini sudah mencapai 80 persen. Tinggal pematangan dari pihak acara dan persiapan yang lainnya,” ujar Rizky Sucipta, SE.

(sumber : Dokumentasi Penulis)

Sebagai acara tahunan, wisuda Politeknik LP3I Bandung selalu mempunyai konsep-konsep entertaint yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk wisuda ke-13 ini, pihaknya belum bersedia untuk membocorkan seperti apa konsepan dan tema yang akan diusung dalam acara tersebut.

“Yang pasti konsepnya berbeda dan kita akan mendatangkan guest star sebagai pengibur di acara nanti dan dijadwalkan akan ada kunjunagn dari salah satu pejabat penting yang ada di Indonesia turut hadir serta  dalam wisuda tahun ini hanya ada satu gelombang saja,” tambahnya.

Sebagai salah satu Project Officer bidang Acara tersebut mengatakan persiapan yang dilakukan sudah dimulai sejak awal bulan Juli dan sudah dipersiapkan A to Z –nya, tinggal merapihkan beberapa bagian dan objek-objek yang harus dipersiapkan baik untuk calon wisudawan dan wisudawati maupun Tim Project Officer.

Dari sekian banyak susunan acara yang ada di Wisuda XIII Politeknik LP3I Bandung yang menjadi pengisi acara adalah paduan suara mahasiswa kampus. Tim yang akan mengiri beberapa prosesi wisuda nanti, sudah memulai latihan sejak akhir bulan Juli untuk mempersiapakan lagu dan konsep iringan di Wisuda XIII Politeknik LP3I Bandung. Paduan suara mahasiswa kampus juga sudah mempersiapakan beberapa lagu, dari mulai lagu wajib kampus dan yayasan hingga lagu hiburan.

Jika dilihat, maka yang akan hadir di Wisuda XIII Politeknik LP3I Bandung ini sekitar 1500 orang yang terdiri dari calon wisudawan dan wisudawati  dari program studi Hubungan Masyarakat, Manajemen Informatika, Administrasi Bisnis juga Akuntansi beserta orang tua juga tamu undangan yang lain.

Rizky Sucipta juga mengaku jika berbicara mengenai venue yang dipilih dari tahun ke tahun memang hampir selalu sama, dikarenakan venue yang dapat menampung jumlah tamu undagan yang hadir serta keefektifannya. Selain venue yang dipilih sudah menjadi mitra dari Politeknik LP3I Bandung dan berharap acara Wisuda XIII Politeknik LP3I Bandung berjalan lanacra, meriah dan berkesan.

“Saya berharap acara yang sudah kami persiapkan dan siap digelar ini dapat berjalan meriah, lancara, dan berkesan baik untuk wisudawan dan wisudawati maupun tamu undangan. Saya yakin semuanya bisa berjalan dengan baik. Anything Possible.” Ucapnya dipenghujung wawancara.

Fase-fase dalam perkuliahan begitu panjang. Dari mulai masa orientasi diawal semester hingga membuat tugas akhir yang membuat sebagian hidup mahasiswa terfokus pada hal tesebut. Namun jangan samapi terlupakan dengan prosesi wisuda yang paling ditunggu-tunggu.  Sukses untuk Wisuda XIII Politeknik LP3I Bandung. ***(ZF)


Balik lagi di rubik tentang kampus. Sekarang saya akan menceritakan tentang profile salah salah satu alumni dari Politeknik LP3I Bandung jurusan Public Relations pastinya. Kalau teman-teman lain mengangkat tentang profile alumni di kelas reguler, tapi sekarang saya akan membahas alumni di kelas karyawan.

Banyak yang berkata, keberhasilan suata kampus, dilihat dari alumni-alumninya. Percaya akan hal tersebut?

Sebut saja Teh Lely (23), beliau merupakan salah satu alumni tahun 2015 Politeknik LP3I Bandung dan saat ini sudah bekerja sebagai tim marketing Politeknik LP3I Bandung. Perjalanan wanita berhijab yang lulus dari SMKN 1 Bandung untuk jurusan Perkantoran ini memang panjang. Karir Teh Lely berawal dari bergabungnya beliau di majalah kampus News-Politeknik LP3I Bandung sebagai Jurnalis. Kalau dilihat apa yang menjadi pekerjaannya  berbeda jauh dengan jurusan yang ia ambil di sekolah menengahnya. Namun Teh Lely ini sudah menggandrungi dunia broadcasting sekolanya sebagai penyiar. Jadi ia mengaku bahwa dunia tersebut sudah menjadi kesehariannya.


(sumber : Dokumentasi Pribadi Narasumber)

Beberapa tahun bersilang, akhirnya beliau memutuskan untuk melanjutkan masa studinya di Politeknik LP3I Bandung  dan mengambil jurusan D3 Hubungan Masyarakat kelas karyawan. Dimulai dari titik itu pula, wanita kelahiran Bandung, 16 Maret 1993 ini dipindah menjadi tim marketing di Politeknik LP3I Bandung yang awlanya hanya sebagai tim presenter marketing.

Ketika ditemui langsung di ruang kerjanya,  ia mengaku memutukan untuk mengambil jurusan Hubungan Masyarakat karena passion yang dimilikinya adalah di bidang komunikasi. Ia juga menambahkan bahwa wanita yang menyebut dirinya pemalu ini, bahwa ia aktif di siaran RRI Sekolah pada masa sekolah menengahnya lalu.

Saat berbincang-bincang, Teh Lely juga mengutarakan mengenai hal-hal yang menjadi motivasi ia saat menjadi mahasiswa untuk terus maju dan professional dalam karierya yaitu pengalaman awal menjadi Master of Ceremony dengan kemampuan public speaking yang masih minim. Protes dari atasan pun menjadi hal yang sering ditemui pada saat itu. Namun dengan seiring berjalannya waktu, karena kebetulan mendapat mata kuliah Public Speaking maka skill-nya semakin terolah dan bahkan saat ini ia juga terus menerima pekerjaan sebagai Master of Ceremony di beberapa kegiatan diluar kampus.

“Dulu pernah jadi MC pertama kali padahal untuk public speaking aja masih belum punya skillnya,” ungkap wanita yang sedang menjalankan proses skripsi S1 Ilmu Komunikasi-nya.

Jika berbicara mengenai mata kuliah yang paling ia sukai selain Public Speaking adalah Pshycology Communication, karena di mata kuliah tersebut banyak membahas mengenai cara berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda karakternya yang notabene masih dalam lingkung pekerjaannya sebagai marketing dengan segala target yang harus dapat dicapai.

Saya juga sempat bertanya mengenai cita-cita yang menjadi list di hidupnya, diantaranya keinginan untuk menulis buku, menjadi dosen hingga menjadi motivator untuk orang-orang disekelilingnya. “Menulis buku jadi salah satu cita-cita yang belum tercapai sampai saat ini, masih proses. Sampe waktu itu pernah vacum nulis gara-gara dihantam deadline untuk nulis. Jadi teteh itu bukan tipe orang yang suka nulis dibawah tekanan,” tambahnya.

Diakhir wawancara saya dengan salah satu alumni terbaik di Politeknik LP3I Bandung ini, ia sempat memberikan pesan kepada mahasiswa Politeknik LP3I Bandung  bahwa kita harus bangga menjadi mahasiswa kampus kita ini.

“Banyak hal yang kita gak tau, kuta harus bangga, jangan melihat besar atau kecilnya kampus kita, banyak atau sedikit mahasiswanya dan jangan lihat apa yang kampus berikan kepada kita tapi apa yang bisa kita berikan untuk kampus. Karena pada dasarnya kampus hanyas sebagai fasilisator saja, semua kembai kepada mahasiswa yang bisa mengembangkan itu semua,” tambahnya saat wawancara.

Yang pasti walaupun ia merupakan salah satu mahasiswa kelas karyawan tapi tidak menutup kariernya yang saat ini sudah terblang sukses.

“Luar biasa!” ucap Teh Lely saat ditanya satu kata untuk Politeknik LP3I Bandung.**(ZF)
Setiap manusia pasti memiliki hal-hal yang tidak bisa dilupakan, terlepas darimana hal-hal tersebut muncul, dan disengaja atau tidak disengaja. Biasanya hal-hal itu disebut pengalaman. Berbiacar pengalaman. Pengalaman apa sih yang paling tidak bisa dilupakan?

Pengalaman yang masih hangat, kalau untuk Zia sendiri adalah pengalaman bersama teman sekelas di Politeknik LP3I Bandung. Berkesan? Ya. Susah dilupakan? Ya. Tapi jauh dari itu semua adalah ilmu yang bisa kita dapatkan dan masih kepake banget hingga saat ini.

Kalian tau Project Pop? Tau Tika Pangabean? Tau Yossie?


(sumber: google.com)


Nah, pengalaman yang bakal Zia share sama kalian masih berhubungan dengan Project Pop. Jadi... FYI! Ya, kalau Zia itu adalah salah satu mahasiswa jurusan Public Relations. Kejadian yang akhirnya lahir sebagai pengalaman ini terjadi di semester 1 waktu itu masih kuliah dengan jadwal yang tidak terlalu padat. Masih nyantai-nyantai, masih bisa main dan ngambil kegiatan-kegiatan diluar kampus selain kuliah.

Awal ceritanya sih dari mata kuliah Communication Principle. Jadi, dosen yang mengajar di mata kuliah tersebut adalah salah satu anggota dari Sanggar yang pernah menaungi Project Pop. Beliau aktif disana. Sampai akhirnya, di grup chat line; beliau tiba-tiba muncul dan memberi satu job untuk kelas kita.

Setelah kita baca sih sebenrnya masih bingung, apa yang harus kita lakukan sama event yang beliau tawarkan. Awalnya kita nyangka cuman event biasa yang butuh maba-maba unyu a.k.a mahasiswa baru yang masih nyantai sama jadwal kuliahnya. Kebetukan sih waktu itu hari libur, jadi teman dikelas gak semuanya ikut. Intinya, event yang ditawarkan oleh dosen kta yang lumayan cantik itu berhubungan dengan teater. Dalam hati, sebenernya masih gelap banget  kalau harus berkecimpung dan andil dalam dunia teater. Tapi karena bujukan teman-teman kelas yang lain, akhirnya ikut juga. Waktu itu yang bareng-bareng berjuang di event ini ada Ardian, Citra, Arief, Alip dan Zia sendiri.

Singkat cerita, esok harinya kita lanngsung pergi ke tempat yang first impression outlook-nya menyeramkan. Karena sangat excited dengan event tersebut, akhirnya kita tetap datang dan mencoba menguhubungi kontak yang diberi oleh Dosen kita itu.
Masuklah kita ke dalam rumah yang ternyata isinya, perabotan teater dari mulai ruang mixing sampai ruang wardrobe yang luar biasa. Dengan polosnya kita gak tau harus ngapain sampai akhirnya ketua sanggar teater itu membuka acara hari itu. Kita juga sempat berkenalan dengan salah satu anggota sanggar, namanya Teh Ocha.

Ternyata, kita diajak untuk bisa gabung dalam penampilan di acara marketing sebuah merek makanan dan minuman yang lumayan terkenal di Indonesia. Perasaan yang muncul saat itu adalah kaget, seneng, bahagia, bingung, dan campur aduk. Ditambah diluar dugaan kita, ternyata kita bergabung bersama beberapa teater yang sudah terkenal di Bandung. Alhasil tambah down dan tingkat kepercayaandiri kita berkurang. Apalagi kita hanya diberi waktu untuk berlatih selama 12 jam saja. Dengan kemampuan acting yang seadanya. But show must go on.

Akhirnya, latihan berlangsung. Memang peran yang kita dapat belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Waktu itu, kita diberi peran untuk menjadi blackman a.k.a manusia bayangan yang masuknya kedalam peran pembantu.  Tapi kita juga sadar sama kemampuan dan kapasitas kita saat itu. Menjadi blackman pun ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Peran utama tidak bisa bekerja tanpa blackman ini, walaupun yang terlihat oleh penonton adalah mata kita saja.

Tapi yang menjadi titik keberuntungn kita adalah di brifieng awal, ketua sanggar menjelaskan bahwa sanggarnya ini adalah sanggar yang sudah menghasilkan grup ternama seperti Project Pop dan beberapa teater yang terkenal di dalam maupun luar negeri. And the name is Padhyangan Komedi Musikal Bandung  Semakin deg-degan deh.


(sumber: google.com)

Dalam waktu 12 jam kita mencoba untuk bisa menganalisis peran yang kita dapatkan, dalam waktu 20 menit untuk beberapa penampilan, sistemnya berulang utnuk esok harinya. Sempat panik karena hingga jam 10 malam latihan belum juga selesai, sedang posisi rumah itu jauh dari lokasi latihan dan yang perlu digarisbawahi adalah jam 2 malam kita harus balik lagi ke lokasi untuk berangkat ke venue yang sudah ditentukan oleh klien.

Bersyukur, ada Alip yang bisa ngangkut Zia untuk pulang ke rumah dan balik lagi ke lokasi latihan. Bisa dibayangkan, jam 11 malam tidur di rumah Alip dan jam 1 harus balik ke lokasi latihan dengan kondisi mata berkantung, perut keroncongan dan kucel.
Sampailah di lokasi latihan awal, akhirnya kita berangkat ke daerah Jakarta Pusat dan memakan waktu sekitar 3 sampai 4 jam untuk sampai disana. Di Bus kita full pergunakan untuk istirahat, supaya perfoamance kita bisa maksimal disana.

FYI! ya.. Jadi kita itu tampil di peresmian kantor marketing salah satu produk terkenal di Indonesia untuk produk biskuit. Makanya, konsep yang diusung tidak jauh dari konsep iklan produk tersebut. Dan yang palig mengagetkan, panggung yang kita pakai hanya berukuran panjang 1 meter dan lebar 7 meter dengan konsep seperti didalam aquarium buatan.

Tidak lama dari kedatangan kita ke gedung abru tersebut, kita langsung make-up dan bersiap-siap dengan wardrobe yang sudah ditentukan sebelumnya. Walaupun tidak ada yang special dari kostum itu, tapi tidak melunturkan semangat kita untuk memberikan yang terbaik dalam penampilannya. Hampir 15 kali pengulangan dilakukan untuk naskah yang ditampilkan.

Tapi dipertengahan saat istirahat, ada berita yang muncul bahwa di daerah Sarinah tepatnya di Starbuck terjadi pengeboman. Sontak semua anggota panik, karena lokasi kita tampil tidak jauh dari kejadian itu. Sampai-sampai orang tua kita masing-masing sibuk menghubungi kita. Tapi semua itu akhirnya aman.

Selasai-lah itu semua, dengan segala kendala yang hadir dari mulai tenda panggung yang roboh karena angin yang kencang, hingga panggung yang sempit. Tapi penampilan kita bisa maksimal. Acara berakhir jam 8 malam dan kita langsung pulang ke Bandung. Tiba di Bandung jam 12 malam. Akhirnya harus bisa melewati jalan yang sepi kembali untuk pulang ke rumah.


But the point, dari semua kejadian yang ada, banyak pengalaman yang bisa kita dapatkan. Dari mulai ilmu teater yang masih bisa dipakai hingga sekarang.  Sempat kena semprot karena sedikit lambat untuk berfikir masalah gerakan, sampai kabar pengeboman Sarinah yang hadir saat kita istirahat di lokasi klien dan yang paling berkesan adalah honor job lumayan memuaskan. Jauh dari itu semua, kegiatan tersebut bisa membuat Zia, Alip, Ardian, dan mempunyai ilmu yang baru dan tambah akrab. Yang pasti pengalaman selalu datang tanpa direncana.

Friday, 9 September 2016

Abad ke-20 adalah masa dimana perkembangan komunikasi dan teknologi semakin meroket dengan cepat yang menyebabkan terseretnya semua lapisan lingkungan untuk masuk kepada era dimana semua yang kita inginkan bisa didapatkan dalam waktu yang relatif singkat. Lapisan lingkungan yang ada mau tidak mau harus mengikuti alur yang terjadi apa saat ini. Salah satu perkembangan komunikasi dan teknologi yang bisa jadi merupakan kebutuhan utama manusia adalah internet. Internet menjadi sarana untuk berinteraksi sosial, berbagi data, hingga berjualan. Sampai-sampai semua hal tersebut bukan hanya dilakukan oleh individu tapi juga dilakukan oleh organisasi/perusahaan. Tapi berbicara tentang perusahaan tidak terlepas dari adanya seorang Public Relation yang menjadi tolak ukur dan kaki tangannya dalam image building perusahaan. lapisan lingkungan yang ikut terjun dalam kecanggihan dunia komunikasi dan teknologi adalah dunia kehumasan yang dinilai memiliki kelebihan tersendiri untuk porsi kerja seorang Public Relations.

Atas dasar itulah, di dunia Humas atau Public Relations muncul istilah yang sudah tidak asing yaitu Cyber-Public Relations, yang merupakan perkembangan dari bentukan kerja PR-Konvensional. Jika dalam PR-Konvensional setiap kerja PR dilakukan secara langsung atau tatap muka dan relatif monoton juga memebutuhkan waktu yang relatif lama, maka sebaliknya di Cyber-Public Relation ini semua perkerjaan PR dapat dilakukan secara efisien dan efektif sesuai kebutuhan publik. Dimana publik saat ini lebih banyak berinteraksi di Internet atau sosial media. Namun, Cyber-Public Relations tidak bisa lepas dari sistem-sistem yang sudah ada di PR-Konvensional sebagai landasannya, seperti kemampuan menyampaikan informasi dengan baik, cara membina hubungan dengan public, hingga hal-hal lainnya. Ditambah Cyber-Public Relations juga memiliki resiko yaitu aktivitas hacker yang kapan saja bisa menyerang kegiatan PR didunia internet.


Kamus Komputer dan Teknologi Informasi mengatakan, Cyber PR adalah PR yang dilakukan dengan sarana Media elektronik internet dalam membangun merek (brand) dan memelihara kepercayaan (trust), pemahaman, citra perusahaan/organisasi kepada public/khalayak dan dapat dilakukan secara one to one communication bersifat interaktif. 




Jika perhatikan, kegiatan utama yang bisa dilakukan PR melalui Cyber PR ini adalah Publisitas dan Media Reltions yang efisiendan efektif dalam segala hal sepeti biaya operasional, waktu dan juga target audiens.Cyber PR juga dapat mendukung terjadinya komunikasi antar mitra atau public yang berskala sempit hingga yang luas sekalipun yakni internasional. hal ini Cyber PR telah mencakup kebutuhan perusahaan yang terangkum dalam 3 R, yaitu Relations dengan berbagai sasaran audience, Reputations yang dapat dibentuk untuk perusahaan melalui penggunaan teknologi yang ada dan Relevantions sebagai pemeberi informasi bagi publik yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan. 



Cyber PR juga menjadi strategi yang cukup ampuh untuk bisa bekomunikasi dengan publik internal maupun eksternal secara real time dan sangat mudah. Hanya saja yang harus PR lakukan adalah bergabung disemua laman dan media sosial sesuai target audiensnya terutama untuk laman dan soscial media unggulan seperti Facebook, twitter, juga beberapa forum diskusi online.

Inti yang bisa kita dapatkan, bahwa Cyber PR meruoakan perkembanga sistem kerja PR yang merupakan dampak dari perkembangan komunikasi dan teknologi saat ini khususnya internet yang sudah menjadi kebutuhan utama manusia. Sebagai bagian dari perusahaan yang memiliki audiens, otomatis PR harus bisa mengikuti kebutuhan manusia sebagai publiknya, Sistem kerja Cyber PR tidak terlepas dari PR konvensional yang terkesan umum dan mendasar. Diantara keduanya memiliki kekurangn dan kelebihannya masing-masing serta salah satunya  tidak bisa ditinggalkan. 

Sebagai tambahan, untuk lebih jelasnya kita lihat salah satu penjelasan bentuk PR Campaingn yang dilakukan sebagai bentuk dari Cyber-Public Relations. 


sumber: