Abad ke-20 adalah masa dimana perkembangan komunikasi dan teknologi semakin meroket dengan cepat yang menyebabkan terseretnya semua lapisan lingkungan untuk masuk kepada era dimana semua yang kita inginkan bisa didapatkan dalam waktu yang relatif singkat. Lapisan lingkungan yang ada mau tidak mau harus mengikuti alur yang terjadi apa saat ini. Salah satu perkembangan komunikasi dan teknologi yang bisa jadi merupakan kebutuhan utama manusia adalah internet. Internet menjadi sarana untuk berinteraksi sosial, berbagi data, hingga berjualan. Sampai-sampai semua hal tersebut bukan hanya dilakukan oleh individu tapi juga dilakukan oleh organisasi/perusahaan. Tapi berbicara tentang perusahaan tidak terlepas dari adanya seorang Public Relation yang menjadi tolak ukur dan kaki tangannya dalam image building perusahaan. lapisan lingkungan yang ikut terjun dalam kecanggihan dunia komunikasi dan teknologi adalah dunia kehumasan yang dinilai memiliki kelebihan tersendiri untuk porsi kerja seorang Public Relations.
Atas dasar itulah, di dunia Humas atau Public Relations muncul istilah yang sudah tidak asing yaitu Cyber-Public Relations, yang merupakan perkembangan dari bentukan kerja PR-Konvensional. Jika dalam PR-Konvensional setiap kerja PR dilakukan secara langsung atau tatap muka dan relatif monoton juga memebutuhkan waktu yang relatif lama, maka sebaliknya di Cyber-Public Relation ini semua perkerjaan PR dapat dilakukan secara efisien dan efektif sesuai kebutuhan publik. Dimana publik saat ini lebih banyak berinteraksi di Internet atau sosial media. Namun, Cyber-Public Relations tidak bisa lepas dari sistem-sistem yang sudah ada di PR-Konvensional sebagai landasannya, seperti kemampuan menyampaikan informasi dengan baik, cara membina hubungan dengan public, hingga hal-hal lainnya. Ditambah Cyber-Public Relations juga memiliki resiko yaitu aktivitas hacker yang kapan saja bisa menyerang kegiatan PR didunia internet.
Kamus Komputer dan Teknologi Informasi mengatakan, Cyber PR adalah PR yang dilakukan dengan sarana Media elektronik internet dalam membangun merek (brand) dan memelihara kepercayaan (trust), pemahaman, citra perusahaan/organisasi kepada public/khalayak dan dapat dilakukan secara one to one communication bersifat interaktif.
Jika perhatikan, kegiatan utama yang bisa dilakukan PR melalui Cyber PR ini adalah Publisitas dan Media Reltions yang efisiendan efektif dalam segala hal sepeti biaya operasional, waktu dan juga target audiens.Cyber PR juga dapat mendukung terjadinya komunikasi antar mitra atau public yang berskala sempit hingga yang luas sekalipun yakni internasional. hal ini Cyber PR telah mencakup kebutuhan perusahaan yang terangkum dalam 3 R, yaitu Relations dengan berbagai sasaran audience, Reputations yang dapat dibentuk untuk perusahaan melalui penggunaan teknologi yang ada dan Relevantions sebagai pemeberi informasi bagi publik yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan.
Cyber PR juga menjadi strategi yang cukup ampuh untuk bisa bekomunikasi dengan publik internal maupun eksternal secara real time dan sangat mudah. Hanya saja yang harus PR lakukan adalah bergabung disemua laman dan media sosial sesuai target audiensnya terutama untuk laman dan soscial media unggulan seperti Facebook, twitter, juga beberapa forum diskusi online.
Inti yang bisa kita dapatkan, bahwa Cyber PR meruoakan perkembanga sistem kerja PR yang merupakan dampak dari perkembangan komunikasi dan teknologi saat ini khususnya internet yang sudah menjadi kebutuhan utama manusia. Sebagai bagian dari perusahaan yang memiliki audiens, otomatis PR harus bisa mengikuti kebutuhan manusia sebagai publiknya, Sistem kerja Cyber PR tidak terlepas dari PR konvensional yang terkesan umum dan mendasar. Diantara keduanya memiliki kekurangn dan kelebihannya masing-masing serta salah satunya tidak bisa ditinggalkan.
Sebagai tambahan, untuk lebih jelasnya kita lihat salah satu penjelasan bentuk PR Campaingn yang dilakukan sebagai bentuk dari Cyber-Public Relations.
sumber:
Kamus Komputer dan Teknologi Informasi mengatakan, Cyber PR adalah PR yang dilakukan dengan sarana Media elektronik internet dalam membangun merek (brand) dan memelihara kepercayaan (trust), pemahaman, citra perusahaan/organisasi kepada public/khalayak dan dapat dilakukan secara one to one communication bersifat interaktif.
Jika perhatikan, kegiatan utama yang bisa dilakukan PR melalui Cyber PR ini adalah Publisitas dan Media Reltions yang efisiendan efektif dalam segala hal sepeti biaya operasional, waktu dan juga target audiens.Cyber PR juga dapat mendukung terjadinya komunikasi antar mitra atau public yang berskala sempit hingga yang luas sekalipun yakni internasional. hal ini Cyber PR telah mencakup kebutuhan perusahaan yang terangkum dalam 3 R, yaitu Relations dengan berbagai sasaran audience, Reputations yang dapat dibentuk untuk perusahaan melalui penggunaan teknologi yang ada dan Relevantions sebagai pemeberi informasi bagi publik yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan.
Cyber PR juga menjadi strategi yang cukup ampuh untuk bisa bekomunikasi dengan publik internal maupun eksternal secara real time dan sangat mudah. Hanya saja yang harus PR lakukan adalah bergabung disemua laman dan media sosial sesuai target audiensnya terutama untuk laman dan soscial media unggulan seperti Facebook, twitter, juga beberapa forum diskusi online.
Inti yang bisa kita dapatkan, bahwa Cyber PR meruoakan perkembanga sistem kerja PR yang merupakan dampak dari perkembangan komunikasi dan teknologi saat ini khususnya internet yang sudah menjadi kebutuhan utama manusia. Sebagai bagian dari perusahaan yang memiliki audiens, otomatis PR harus bisa mengikuti kebutuhan manusia sebagai publiknya, Sistem kerja Cyber PR tidak terlepas dari PR konvensional yang terkesan umum dan mendasar. Diantara keduanya memiliki kekurangn dan kelebihannya masing-masing serta salah satunya tidak bisa ditinggalkan.
Sebagai tambahan, untuk lebih jelasnya kita lihat salah satu penjelasan bentuk PR Campaingn yang dilakukan sebagai bentuk dari Cyber-Public Relations.
sumber:


0 comments:
Post a Comment